Pria, Fashion, dan Kepribadiannya


Tajuk Rencana


Pakaian dan segala aksesoris yang menempel pada diri seorang pria, secara tidak langsung dapat mengatakan banyak tentang siapa pria itu. Apa pun yang dipakai akan mempengaruhi sikap dan cara perilakunya. Seperti ada hubungan yang menarik antara pria dengan fashion yang dikenakannya, sehingga berpengaruh pada kepribadiannya.

 

Menurut pakar pakaian, Mary Ellen Roach dan Joanne Eicher, pakaian adalah salah satu cara utama dalam mengirimkan sinyal sosial karena apa yang dikenakan akan menunjukkan identitas pemakainya.

 

Rasanya sulit juga menentukan bagaimana kepribadian seseorang berdasarkan fashion yang ia pakai. Hal tersebut lantaran tolak ukur tentang style seseorang sangatlah bersifat individual dan subjektif. Namun, terdapat juga beberapa kemiripan yang menjadikan pria itu memiliki kepribadiannya baik atau kesan necis berdasarkan style apa yang ia kenakan.

 

Di Inggris, pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19, terdapat subkultur dimana pria digambarkan kepribadiannya berdasarkan tampilan fisiknya. Sebutlah pada masa itu adalah Beau Brummell yang menjadi semacam trend setter dalam mode pria. Beau Brummell dikenal karena selalu mencukur bersih janggut, memakai wewangian, dan memakai bedak. Tidak hanya itu, Beau juga selalu mengenakan mantel biru tua serta aksesoris lainnya dengan rapi.

 

Beralih pada 1962, muncul film mata-mata James Bond. Di dalam film James Bond digambarkan sebagai pria yang tenang dan bergaya, fashion yang dikenakan lantas menjadi salah satu kiblat bagaimana seharusnya pria berpenampilan.

 

Lalu, pada 2011, muncul film komedi romantis, Crazy, Stupid, Love yang diperankan oleh Ryan Gosling. Tampilan pria yang modern dan kesan menyenangkan terpancar dari setelan jas yang dikenakannya, tidak hanya itu, penampilan lainnya juga didukung dari detail-detail yang dipakai, dari mulai aksesoris sampai kaus kakinya.

 

Seperti hal yang tak bisa dilepaskan begitu saja, fashion pada seorang pria pastinya akan mendeskripsikan siapa dirinya. Pada era sekarang mulai muncul penampilan-penampilan mulai dari formal sampai santai, tanpa mengurangi kesan wibawa atau kesan necis yang dimiliki pria.

 

Pakaian yang pria kenakan menjadi salah satu bentuk ekspresi yang menghadirkan kesempatan untuk menunjukkan siapa dirinya. Fashion mungkin menjadi salah satu faktor tentang bagaimana kepribadian seorang pria dipandang dalam lingkungannya, tetapi harus diingat masih ada banyak faktor-faktor lainnya. (mf)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nathanael Moss, Model Hits dan Fashion Inspiration Kawula Muda

Mahasiswa Desain Mode Ambil Bagian Dalam Ecoprint Fashion Week 2022

Between Moods, Rilisan Terbaru FAMILIAS