Max Mara "Modernist Magic" Fall/Winter 2022
Press Release
Jakarta, 25 Februari 2022 – Max Mara menggelar peragaan
busana menyambut koleksi Fall/Winter 2022. Acara ini diselenggarakan
di Milan Fashion Week serta live
stream via YouTube pada tanggal 24 Februari 2022
Koleksi Max Mara kali ini mengambil tema “Modernist
Magic” yang terinspirasi oleh Sophie Taeuber-Arp, seorang arsitek, penari,
desainer tekstil, pelukis dan pematung. Unsur modernist dan gerakan seni
Dada yang kaya rasa dengan tampilan siluet simetrikal terlihat jelas pada
koleksi ini. Bahan Teddy yang sudah menjadi ciri khas Max Mara
dibalutkan bahan wol tebal, teknik quilting, dan plush knit menjadi
tampilan utama untuk koleksi musim dingin kali ini.
Ian Griffiths selaku creative director rumah mode Max
Mara telah berhasil menyalurkan esensi seni yang terinspirasi dari sang seniman
melalui koleksi Fall/Winter 2022 ini.
Koleksi Fall/Winter 2022 Max Mara menghadirkan busana
gabungan antisipasi musim dingin dengan kenyamanan yang menjadi prioritas.
Penggunaan palet warna monochrome hasil padu padan musim gugur dan musim
dingin, menghadirkan warna cerah dan berani seperti kuning, oranye dan merah,
ditambah warna subtil seperti putih, abu-abu, dan hitam.
Warna merah digunakan pada ribbed knits yang
dikreasikan menjadi turtleneck maxi dress beraksen zipper di
bagian sleeve, sedangkan warna yang lebih calm diadaptasikan pada
camel trench kasmir yang dipadu padankan dengan puffer top dan
rok mini faux fur. Seperti karya marionettes oleh seniman Sophie
Taeuber-Arp, kesan yang dicerminkan dari seluruh koleksi ini adalah playful,
mulai dari potongannya yang skinny hingga oversized.
Ragam celana panjang di koleksi ini menjadi atensi utama di
koleksi, yang mana setiap celana diberi volume tambahan di bagian atas celana
menciptakan kesan dramatis pada tampilan musim dingin. Padanan atasan turtleneck serta balaclava turut
menjadi elemen spesial pada koleksi ini. Napas minimalisme yang sempurna dengan
fungsi dan efisiensi berbusana di musim dingin.Pembaruan terhadap teddy yang
selama ini dikenal digunakan untuk jenis mantel, kali ini diaplikasikan pada
rok panjang yang menyentuh lantai, tunik, hingga celana pendek. (mf)
Komentar
Posting Komentar