Tips Dalam Menghilangkan Kantung Mata


(1) ilustrasi foto kantung mata (dok. pexels.com)


Ada fakta yang tidak terlalu menyenangkan, bahwasanya kulit di bawah mata sepuluh kali lebih tipis daripada kulit lain yang ada di tubuh.

Hal demikian membuat kulit di bawah mata lebih mudah mengalami pembengkakan yang disebabkan pengumpulan cairan berlebih dan juga lebih mudah mengalami perbuhan warna yang disebabkan jaringan pembuluh darah yang terlihat melalui kulit transparan. Dua hal tersebut adalah sebabnya area di bawah mata rentan terhadap bengkak (puffiness) dan lingkaran hitam atau biasa disebut kantung mata.

 

Banyak faktor yang menjadi penyebab kantung mata, seperti stres, kelelahan, alergi, penuaan dan juga genetik. “Seiring bertambahnya usia, kulit menipis dan wajah kamu kehilangan lemak,” ujar Dr. Daniel Ezra, konsultan spesialis mata dan okuplastik, “belum lagi elastin dan kolagen, yang memberi dukungandan kepenuhan pada kulit.” Tambah Dr. Daniel Ezra.

 

Faktor genetika juga termasuk faktor yang memungkinkan adanya kantung mata, bahkan concealer pun sulit untuk menyamarkan hal ini. “Masalah pigmentasi juga dapat terjadi dalam keluarga kulit berwarna karena melanin ekstra di kulit,” ucap Dr. Daniel Ezra.

 

Lalu, bisakah menghilangkan kantung mata? Inilah beberapa hal yang perlu diketahui.

 

1.       Mengatasi bengkak

Sekilas berpikir cara untuk mengatasi bengkak agar tidak menjadi lebih buruk ialah dengan tidur atau istirahat yang cukup. Tetapi ketika tidur, berbaring dan tidak mengedip, memungkinkan cairan berkumpul lalu mengendap. Hal ini bisa diakali dengan angkat kepala dengan bantal tambahan agar mendorong drainase dan oleskan krim mata menggunakan gerakan menyapu sekitar tulang orbital (dari dalam ke luar). “Tidur malam yang baik akan menghentikan penyumbatan pembuluh darah dan membuat bagian bawah mata tampak lebih gelap,” jelas Dr Thivi Maruthappu, Konsultan dermatologis untuk Skin Health Alliance and Olay. Selain itu, retensi cairan juga dapat diatasi untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi, menghindari terlalu banyak garam, dan makan makanan yang mengandung kalium.

 

2.       Krim mata yang cocok

Krim mata yang baik sering kali membantu mengurangi peradangan, mengencangkan kulit, dan mendukung area bawah mata yang halus. “Carilah bahan aktif seperti peptida untuk merangsang produksi kolagen,” saran Thivi, “itu adalah bantalan alami kulit.”

 

3.       Perawatan professional

Pengisi lubang air mata adalah perawatan non-bedah yang melibatkan penyuntikan asam hialuronat ke area khususnya di bawah mata. “Tidak semua orang adalah kandidat yang baik,” jelas Dr Ezra. "Misalnya, orang dengan kelebihan kulit di bawah mata, hiperpigmentasi genetik, atau kondisi medis yang meningkatkan risiko komplikasi." Ada kilasan rasa sakit saat jarum dimasukkan, tetapi itu akan berakhir dengan cepat, dan setelah beberapa hari memar akan terasa ringan, serta hasilnya cukup menakjubkan. Dr Ezra mengatakan kurang lebih memakan biaya sekitar 14 juta rupiah untuk perawatan ―mahal, ya, tetapi hasilnya dapat bertahan dari sembilan bulan hingga beberapa tahun, dan dengan biaya perawatan sebesar itu akan meningkatkan kewaspadaan terhadap siapa pun yang menawarkan perawatan dengan harga yang jauh lebih murah. (mf)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nathanael Moss, Model Hits dan Fashion Inspiration Kawula Muda

Mahasiswa Desain Mode Ambil Bagian Dalam Ecoprint Fashion Week 2022

Between Moods, Rilisan Terbaru FAMILIAS